Langsung ke konten utama

Pengamatan tanaman padi dan Ramuan Alam Pengusir Tikus

Pengamatan tanaman padi dan Ramuan Alam Pengusir Tikus

kegiatan pengamatan padi di areal subak pemuhunan, Desa Alasangker, Kecamatan buleleng. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman padi yang dibudidayakan, serta mengantisipasi hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi yang dibudidayakan.Pada pengamatan ini didapati tanaman padi yang terserang hama tikus. Hama tikus menyerang tanaman padi pada pinggir pematang sawah, serangan ini masih sedikit, tapi jika tidak dikendalikan, akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi yang dibudiayakan.Berikut adalah beberapa ramuan alam yang bisa di gunakan untuk pengusiran tikus :1. Penggunaan Buah bintaroPenggunaan buah ini masih banyak yang belum mengetahui teknik kerja menggunakan buah ini adalah dengan meletakkan buah di area persawahan dengan memafaatkan aroma buah bintaro di yakini tikus akan pergi dengan sendiri nya karena efek dari aroma buah bintaro.Menurut Ir. syaiful seorang pakar tikus persawahan orang yang melakukan pengekstrakan buah bintara akan mengalami efek pusing dengan aroma buah bintaro yang sangat menyengat, itulah sebabnya penggunaan buah bintaro di gunakan sebagai pengusir tikus secara alami.2. Penggunaan batang yang berduri-duri Proses penggunaan batang berduri di lakukan dengan menempatkan batang-batang yang berduri di area yang biasa di lalui tikus, meskipun efeknya kecil karna tikus tergolong hewan cerdik penggunaan batang berduri juga sangat efektif untuk melukai beberapa tikus.3. Menggunakan kulit durianDurian adalah jenis buah yang mempunyai aroma yang sangat menyengat, apakah kita tau bahwa tikus sangat tidak menyukai aroma buah itu itu sebabnya kita bisa memanfaatkan kulit buah durian untuk menghasikan aroma yang semrebak, caranya dengan meletakkan kulit durian yang sering di lalui tikus dengan begitu tikus akan pergi dengan sendirinya atau bahkan tidak mau mendekat karena aroma kulit durian yang menyengat.4. Menggunakan kulit jengkolPenggunaan kulit jengkol sebagai pengusir tikus secara alami sudah di manfaatkan dari jaman dulu, mengumpulkan kulit jengkol dan kemudian menebarkan di area persawahan.5. Penggunaan buah majaTeknik penggunaan buah maja tekniknya sama dengan memanfaatkan aroma buah tersebut, cara penggunaannya dengan di belah menjadi 4 bagian dan di letakkan di area persawahan.Buah mengkudu Aroma buah mengkudu juga bisa mengusir tikus yang sering menggagu tanaman padi caranya dengan meletakkan beberapa buh mengkudu di area yang sering di lalui tikus.6. Buah kolang kalingKolang kaling adalah buah yang dapat menyebabkan efek gatal yang sangat lama, cara ini bisa di manfaatkan untuk mengusir tikus dengan meletakkan di area yang sering di lalui tikus, dengan menyentuh buah ini tikus akan mengalami gatal-gatal dan dampaknya bila tikus ini menyentuk tikus yang lain juga akan menular gatalnya, dengan begitu tikus akan pergi dengan sendirinya.7. Singkong kukus yang di campur air kelapa hijauPenggunaan singkong rebus dengan menggunakan air kelapa hijau di yakini dapat menyebabkan kemandulan pada tikus cara ini bisa di lakukan untuk jangka panjang setelah melakukan cara-cara sebelumnya, teknik pembuatannya adalah kupas singkong rebus dengan air kelapa hijau sampai mencapai suhu 40 derajat, setelah siap letakkan di setiap area yang sering di lewati tikus dan di rumah-rumah tikus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budidaya Jamur Dari Bonggol Jagung

Budidaya Jamur Dari Bonggol Jagung Bila biasannya bonggol jagung atau juga di sebut juga dengan janggel akan langsung di buag stelah di ambil jagungnnya padahal dari bonggol jagung tersebut sebenarnnya bila kita kratif kita bisa memanfaatkan bonggol tersebut menjadi sesuatu yang berguna, salah satu petani yang telah mencoba Angga Prayoga telah berhasil memanfaatkan bonggol tersebut menjadi media untuk budidaya jamur ada beberapa dari uraian yang di jabarkan jamur yang di hasikan dari bonggol jagung ini bukan katgori jamur racun dan bisa untuk di konsumsi. Sebenarnnya cara ini tidak jauh berbeda dengan pembuatan budidaya pada Jamur tiram , Jamur merang , JamurKuping dan sebagainnya hannya perbedaannya terletak pada media yang di gunakan adalah bonggol jagung da nada keitimewaannya yang di praktekkan oleh AnggaPrayoga dalam pembuatannya ia tidak mengunakan benih jamur dalam budidayannya hanya benih alami yang tumbuh pada jamur jagung tersebut prosesnnya sendiri tidak cukup ru...

Syarat Tumbuh Cengkeh, Tanaman Penghasil Minyak Atsiri

Syarat Tumbuh Cengkeh, Tanaman Penghasil Minyak Atsiri   Bagi kamu yang ingin menanam tanaman cengkeh, terdapat beberapa syarat tumbuh cengkeh yang perlu diketahui terlebih dahulu. Sebelum membahas syarat tumbuhnya, alangkah baiknya jika kamu mengetahui asal usul tanaman cengkeh. Cengkeh ( Syzigium aromaticum ) tergolong jenis tanaman rempah dengan aroma dan rasa yang khas. Tidak jelas sebenarnya dari mana tanaman ini berasal, namun pohon cengkeh tertua berada di Ternate, Maluku. Tanaman ini diperkenalkan melalui perdagangan oleh pedagang yang membawa cengkeh ke Eropa, hingga sampai kini cengkeh sudah dikenal secara luas di dunia. Cengkeh menghasilkan minyak atsiri yang berguna sebagai bahan baku industri farmasi dan makanan. Namun, umumnya cengkeh digunakan sebagai bahan campuran rokok kretek. Terdapat beberapa varietas cengkeh yang cukup dikenal di dunia maupun di Indonesia, yakni cengkeh siputih, cengkeh sikotok, dan cengkeh zanzibar. Perbedaan ketiganya ter...

Petani Salassae berbagi Inspirasi Pertanian Alami di Inspirasi Bakti

Petani Salassae berbagi Inspirasi Pertanian Alami di Inspirasi Bakti Musim tanam padi belakangan ini membuat Pak Arman Tanggung menjadi “pengangguran”. Setelah menebar benih kemudian menamnya di sawah, praktis ia tidak mengerjakan apa-apa lagi. Ia hanya menghabiskan waktunya meniti pematang, berjalan-jalan di sekitar rumahnya, sesekali ngobrol dan diskusi bersama petani Salassae lain. Tidak ada lagi kegiatan pemupukan, penyemprotan dan penyiangan di sawahnya, namun 3 bulan kemudian dia panen. Sebanyak 50an peserta diskusi Inspirasi BaKTI yang hadir sore itu terlihat bingung, mengapa demikian. Sebenranya, fakta ini diungkapkan Pak Arman untuk menekankan bahwa pertanian alami ataupun organik yang dilakukannya saat ini yang sering dicap ribet, merepotkan adalah tidak benar. Ancaman utama dalam praktik pertanian yang mengandalkan bahan kimiawi adalah dampak dari penggunaan pestisida dan pupuk kimia. Sebagian besar petani di Indonesia melakukan penyemprotan pestisida tanpa menggunak...